lalintas.com

Masih Berani Naik Motor Tanpa Helm?

Helm merupakan salah satu perlengkapan pengaman paling penting dan utama dalam mengendarai sepeda motor. Helm sangat penting karena menggunakannya dapat mengurangi cidera serius akibat kecelakaan, dan dalam kondisi darurat Helm berfungsi sebagai alat tameng organ kepala yang bisa meredam energi benturan terhadap objek lainnya. Oleh karena itu Helm berperan besar untuk keselamatan Anda saat berkendara, khusus mengendarai sepeda motor.

Bagi motorist resiko mengalami cidera serius akibat kecelakaan sangat tinggi dibandingkan dengan pengendara mobil. Motor tidak memiliki body kendaraan yang bisa melindungin pengendaranya seperti mobil. Sudah seharusnya pengendara motor menyadari bahwa mereka harus lebih bijak dan berhati-hati dalam berkendara di jalan raya.

Kecelakaan di jalan raya Indonesia telah merengut jiwa lebih dari 30.000 jumlahnya, dan data dari Korlantas Polri mengatakan sekitar 71% dari angka tersebut merupakan pengendara atau penumpang kendaraan roda dua.

Sayangnya, masih banyak pengendara motor yang memilih untuk bergaya tanpa mengindahkan keselamatannya dalam bermotor. Agak aneh memang jika ada orang yang selalu menolak memakai helm standar saat berkendara di jalan raya. Padahal helm itu untuk kebaikan si pengendara sepeda motor itu sendiri.

Sebenarnya apa saja sih manfaat dan kegunaan dari helm itu untuk pengendara sepeda motor? Berikut beberapa fungsi, manfaat serta kegunaan dari helm yang berhasil dirangkum oleh tim redaksi lalintas.com :

 

Melindungi Kepala dari Benturan Terhadap Objek Sekitar Saat Kecelakaan

Kemungkinan besar kepala kita akan membentur suatu objek disaat berkendara motor terlebih pada saat kecelakaan, entah itu aspal, batu, pagar pembatas, pohon, rumput dan lain sebagainya. Tidak sedikit korban kecelakaan yang karena posisi kepala berbenturan dengan benda keras, berakhir dengan kematiann. Selain hanya melindungi disaat kecelakaan, helm juga berfungsi sebagai tameng untuk menahan segala objek lainnya seperti:

  • Debu dan kotoran lainnya
  • Air hujan
  • Panasnya matahari
  • Mengindari terkena penyakit Bell’s Palsy

 

Mengurangi Biaya Pengobatan

National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyimpulkan, kecelakaan motor Non-Fatal menunjukan bahwa pengendara yang tidak menggunakan Helm mengeluarkan biaya pengobatan yang jauh lebih tinggi. Karena membutuhkan pengobatan lebih banyak, penyembuhan yang lebih lama, dan mengalami kelumpuhan. Cidera Non-Fatal pada kepala menghasilkan Traumatic yang diakibatkan oleh cidera otak dan biasanya memiliki efek jangka panjang. Trauma otak seringkali memberikan efek cidera juga terhadap tulang punggung dan memiliki waktu penyembuhan yang lama dan juga mahal.

 

Mengurangi Kemiskinan dan Penurunan Kualitas Hidup

Benturan terhadap organ kepala yang tidak mengakibatkan dampak langsung terhadap tubuh seringkali dianggap sepele. Padahal banyak sekali kasus cidera pada organ kepala yang efeknya terjadi dikemudian hari dan dapat mengakibatkan kecacatan atau hilangnya jiwa. Bila anda cidera, berarti ada keluarga yang merasakan dampaknya. Dimana biaya pengobatan harus ditanggung, bahkan parahnya apabila kecelakaan terjadi pada seorang kepala rumah tangga yang seharusnya menjadi tulang punggung keluarga. Sudah pasti keluarga akan merasakan resiko akibat dari kecelakaan tersebut walaupun keluarga anda tidak terlibat dengan kecelakaan tersebut. Dilansir oleh Korlantas Polri bahwa kerugian nasional akibat kecelakaan lalulintas melebihi 200 triliun Rupiah pertahun, dan 71% adalah korban kendaraan roda dua. Patut kita renungi, sebagai pengendara atau penumpang motor seharusnya bisa lebih bijak dalam menyikapi resiko kecelakaan di jalan raya.
 

Terhindar Dari Masalah Hukum
Sementara itu, jika kita lihat dari sisi hukum dan peraturan yang berlaku, penggunaan helm sudah diatur dalam pasal 57 ayat 1 dan 2 Undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"(1) Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di Jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan Kendaraan Bermotor,

(2) Perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagi Sepeda Motor berupa helm standar nasional Indonesia,"

Jika Anda melanggar peraturan tersebut, pihak kepolisian tak segan-segan mengenakan denda sesuai dengan pasal 291 UU No.2009 yakni sebesar Rp 250 ribu atau kurungan penjara paling lama satu bulan. 

"(1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah)," begitu Otolovers bunyi pasal 291.

Pastinya masih banyak lagi alasan untuk kita pengendara sepeda motor harus bisa dengan bijak dan benar menyikapi resiko yang ada saat berkendara. Seharusnya dengan empat alasan diatas anda bisa memiliki referensi yang cukup untuk selalu menggunakan Helm kapanpun anda berkendara, tanpa ada alasan lain yang bisa membuat anda tidak menggunakan helm.

Mulai sekarang marilah gunakan Helm setiap anda berkendara, dan ingat gunakan helm dengan standar SNI dan juga pilihlah Helm yang Fullface dibandingkan Helm yang halface walaupun SNI juga!

Tulis Tanggapan
    Similar News
    Tips mengemudi yang aman dan benar disaat mudik.
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    29 May 2019
    Pahami kesaktian plat nomor yang memiliki prioritas di jalan raya!
    lalintas.com
    22 April 2019
    Ini Larangan Baru yang Harus Digalakkan Selain Pengendara Merokok
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    02 April 2019