lalintas.com

Penolakan MK Dapat Berdampak Buruk Bagi Mental Berkendara Ojek Online

Lalintas - Menyusul ditolaknya oleh Mahkamah Konstitusi (MK) atas tuntutan para pengemudi ojek online (ojol) yang menginginkan mereka menjadi sebuah angkutan umum yang sah, berbagai kalangan menilai hal tersebut dapat menimbulkan gangguan mental para pengemudi ojek online saat berkendara.

Penolakan oleh MK yang didasari oleh beberapa faktor tersebut tidak dapat dipungkiri dapat berdampak buruk terhadap mental berkendara para pengemudi ojek online. Karena tuntutan mereka sebenarnya sudah memiliki landasan dan payung hukum yang jelas.

Menurut Jusri Pulubuhu, Advisor sekaligus Master Trainer Lalintas.com, gangguan mental yang dirasakan oleh para pengemudi ojek online ini sama halnya seperti gangguan karena masalah keuangan, masalah keluarga dan masalah pekerjaan. “Tentu saja gangguan tersebut dapat merusak konsentrasi mereka di jalanan”, ujar Jusri.

Tidak hanya sampai disitu, gangguan mental tersebut juga dapat mengganggu kemampuan lainnya saat berkendara, yang dapat berakibat fatal, terjadinya kecelakaan di jalan dengan tingkat resiko yang tinggi.

“Bisa saja kemampuan persepsi, reaksi serta kemampuan mengukur mereka dalam mengendarai motor jadi terganggu. Tentu saja hal ini kaitannya dengan potensi kecelakaan yang lebih besar. Mereka hanya lalu lalang bawa motor tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya. Parahnya lagi, akibatnya meraka dapat membahayakan pengendara lain”, tutup Jusri.

Similar News