lalintas.com

Trotoar Itu Hak Pejalan Kaki

Hayo, siapa pengendara sepeda motor yang masih suka melewati trotoar? Trotoar itu milik pejalan kaki, lho! Biasanya ketika jalanan sedang macet, pengendara motor menjadikan trotoar sebagai alternatif untuk menghindari kemacetan itu. Tapi, nggak cuma dilewati pengendara motor, biasanya trotoar juga dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima untuk berjualan. Lalu, kita sebagai pejalan kaki yang memiliki hak penuh akan trotoar harus lewat mana, dong?

Walaupun penggunaan trotoar itu sudah ada peraturannya di dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan, kayaknya pengendara motor tetap saja tidak takut untuk melanggar pemakaian trotoar. Dan juga, di dalam Pasal 106 ayat (2) UU 22/2009, dikatakan bahwa pengemudi kendaraan bermotor wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki. Sedangkan di PP 34 Tahun 2006, pelarangan penggunaan trotoar disebutkan dalam Pasal 34 ayat (4) yang mengatakan bahwa trotoar hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki.

Sebenarnya dalam pasal tersebut sudah sangat jelas bahwa trotoar itu memang mutlak milik kita para pejalan kaki dan keselamatan kita di jalan adalah hal yang paling utama. Tetapi, sayangnya pemerintah dan penegak hukum masih kurang serius untuk melindungi hak para pejalan kaki dan tidak menegakkan aturan hukum yang jelas.

Mungkin pengendara motor tidak takut untuk melanggar aturan itu karena tidak adanya sanksi hukum yang tegas dari pihak yang berwajib. Dan karena sangat banyaknya PKL dan pengendara motor yang melanggar aturan ini, Pihak berwajib seperti polisi misalnya, juga kewalahan untuk menertibkan mereka. Bayaknya tiang pembatas yang diletakkan di ujung trotoar jalan atau rambu-rambu juga ternyata tidak bisa menjadi solusi. Dan bahkan karena banyak yang melangkar, tiang tersebut menjadi rusak. Atau lebih baik pelanggar tersebut di tilang saja, ya?

Nggak cuma itu, kita sebagai pejalan kaki yang sebenarnya memiliki hak penuh akan trotoar juga kadang masih lemah dalam memperjuangkan hak tersebut. Masih banyak dari kita yang kurang mengetahui tentang peraturan ini. Dan juga, kebanyakan dari kita biasanya tidak berani untuk memberontak ke para pengendara motor dan kalau bisa mending nggak berurusan sama mereka. Karena biasanya mereka yang melanggar kadang lebih galak. Iya gak, sih?

Semoga pemerintah kita bisa menemukan solusi yang tepat untuk membantu mengimplementasikan hak kita sebagai pejalan kaki yang sudah diatur dalam Undang-undang dan pengendara motor juga semakin sadar akan penggunaan trotoar ya!

Similar News
Tips mengemudi yang aman dan benar disaat mudik.
lalintas.com
0
lalintas.com
29 May 2019
Ini Larangan Baru yang Harus Digalakkan Selain Pengendara Merokok
lalintas.com
0
lalintas.com
02 April 2019
Mengenal arti markah jalan
lalintas.com
0
lalintas.com
13 March 2019